
jika kalian perhatikan selama 6 bulan ke belakang saham dari perusahaan ubisoft mengalami penurunan berskala tentunya entah apapun perusahaannya yang pasti mereka selalu ingin sahamnya naik bukan turun jikalau ada perusahaan yang sahamnya turun terus itu artinya perusahaan tersebut sedang tidak baik-baik saja ubisoft sendiri tentu saja bukanlah nama yang baru apalagi jika kalian sudah aktif mengikuti perkembangan industri game maka kalian tahu kalau ubisoft adalah salah satu nama besar dalam industri ini ada banyak sekali game dan Franchise yang mereka rilis bahkan ada banyak Franchise yang bisa mereka rilis per tahun dengan seri terbarunya
Star Wars Outlaws

Ubisoft meluncurkan game yang berjudul Star Wars Outlaws. Game ini memiliki protagonis wanita yang digadang sebagai agenda komunitas “woke” yang ada di sana. Model dari karakter ini diubah drastis dari pemeran aslinya. Tidak hanya itu, gameplay dari game ini juga tidak sesuai ekspektasi para pemainnya, masih banyak bug dan hal-hal yang belum sempurna. Interaksi karakter dengan lingkungannya serasa masih terbatas, dibanding game-game yang rilis 6 tahun lalu.Banyak orang yang tidak mau para pembuat game ini memasukan agenda politik ke dalam game. Namun, Ubisoft memang menggunakan jasa konsultan game yang bisa dibilang ingin memasukan agenda politik. Jasa konsultan ini memang sudah cukup meresahkan di mata para gamers.
Penjualan Star Wars Outlaws pun tidak sesuai ekspektasi, yang berbuntut pada turunnya harga saham di Ubisoft. Entah memang karena itu penyebabnya atau ada hal lain saya tidak tau, namun memang setelah diketahui penjualannya tidak begitu menguntungkan, saham dari Ubisoft semakin merosot. Dan pihak Ubisoft melakukan panggilan internal terkait hal ini, dan salah satu kalimat yang bocor ke publik yaitu “kami tidak ingin ada agenda politik di dalam game kita.” tentu hal itu sudah sangat terlambat.
Assasin Creed Shadow

Di mana Assassin’s Creed merupakan series yang cukup laris buatan Ubisoft. Lalu, ada apa dengan game barunya ini? Buat yang belum tau, Assasin’s Creed lekat dengan latar historical atau bersejarah. Game barunya ini mengambil sejarah tentang “Samurai berkulit hitam pertama” yang bernama Yasuke. Semenjak diumumkannya judul tersebut, banyak pro dan kontra. Namun, Ubisoft malah mendapat banyak hujatan dari negeri asal samurai.
Hal ini menjadi semakin parah ketika para sejarawan asal Jepang mulai memberikan fakta tentang Yasuke. Sejarah tentang Yasuke sendiri terus dilakukan penggalian fakta oleh berbagai sejarawan, dan membuka fakta yang sangat mengejutkan. Sejarah tentang Yasuke ternyata hanyalah buatan, dan terus diubah-ubah kebenarannya di halaman wikipedia. Dan pelaku yang mengubah sejarah tersebut kini sudah diamankan. Tentu orang-orang di internet semakin marah, terutama para gamers. Namun, Ubisoft tetap ingin meluncurkan game ini.



